

Di banyak tempat, adzan tetap berkumandang.
Namun tidak semua masjid berdiri dalam kondisi yang layak.
Ada yang atapnya mulai rapuh.
Ada yang lantainya masih tanah.
Ada yang sempit, tak lagi mampu menampung jamaah yang terus bertambah.
Padahal, masjid bukan sekadar bangunan.
Ia adalah pusat kehidupan umat.
Di sanalah anak-anak pertama kali belajar mengeja huruf hijaiyah.
Di sanalah nasihat menguatkan hati yang sedang rapuh.
Di sanalah doa-doa dipanjatkan dalam sujud panjang seorang hamba.
Ketika masjid berdiri kokoh dan layak, dakwah pun hidup.
Kajian berjalan rutin.
Generasi muda memiliki ruang belajar.
Jamaah merasa nyaman untuk berlama-lama beribadah.
Membangun masjid berarti menghadirkan ruang bagi kebaikan untuk terus tumbuh.
Dan setiap kebaikan yang tumbuh di dalamnya
setiap shalat yang ditegakkan, setiap ayat yang dibaca, setiap ilmu yang diamalkan
insyaAllah menjadi bagian dari pahala yang terus mengalir bagi mereka yang ikut membangunnya.
Inilah amal jariyah yang tak terputus.
Bahkan ketika kita telah tiada, masjid itu tetap berdiri.
Tetap menjadi tempat sujud.
Tetap menjadi saksi atas kebaikan yang pernah kita titipkan.
Melalui Program Bangun Masjid, LAZ Rabbani mengajak Anda mengambil bagian dalam menghadirkan rumah Allah yang layak agar dakwah terus hidup dan generasi terus bertumbuh dalam iman di jalan yang Allah ridhai.
Setiap kontribusi adalah bagian dari pondasi.
Setiap donasi adalah bagian dari dinding yang menguatkan.
Setiap niat baik adalah bagian dari cahaya yang menerangi.
Ambil Bagian dalam Pembangunan Masjid.
Hidupkan dakwah. Raih pahala jariyah yang terus mengalir.